Sekdes Suryadi Pimpin Apel Rutin: Tegaskan Disiplin dan Komitmen Sukseskan PTSL di Desa Sakra Selatan
Desa Sakra Selatan, Lombok Timur – Pemerintah Desa Sakra Selatan terus menjaga konsistensi pembinaan aparatur melalui apel rutin yang digelar pada Selasa, 21 April 2026. Berbeda dari pekan sebelumnya, apel kali ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Desa, Suryadi, M.Pd., selaku pembina apel. Kegiatan yang berlangsung di lapangan Kantor Desa Sakra Selatan tersebut diikuti oleh seluruh perangkat desa dan staf dengan penuh khidmat.
Tepat pukul 07.30 WITA, barisan peserta apel telah tertata rapi. Komandan apel memasuki lapangan upacara, dilanjutkan dengan laporan kepada pembina apel. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan umum, mengheningkan cipta, dan pembacaan teks Pancasila yang diikuti seluruh peserta. Suasana pagi yang cerah menambah semangat jajaran Pemerintah Desa Sakra Selatan untuk memulai aktivitas pelayanan dengan tertib.
Dalam amanatnya, Suryadi, M.Pd. menyampaikan arahan utama terkait pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi pelayanan publik. “Mari kita sama-sama memperhatikan kedisiplinan bersama. Disiplin bukan hanya soal datang tepat waktu, tetapi juga disiplin dalam menyelesaikan tugas, disiplin dalam berpakaian dinas, dan disiplin dalam menjaga etika pelayanan,” tegasnya di hadapan peserta apel. Menurut Sekdes, profesionalisme aparatur desa akan terbentuk jika kedisiplinan menjadi budaya kerja yang melekat setiap hari. Dengan disiplin yang terjaga, maka kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Desa akan semakin kuat.
Lebih lanjut, Bapak Suryadi menekankan bahwa kedisiplinan aparatur berhubungan langsung dengan kualitas pelayanan kepada warga Desa Sakra Selatan. Ia mencontohkan, keterlambatan dalam proses administrasi kependudukan, keterlambatan respon terhadap pengaduan warga, atau ketidakhadiran petugas di jam layanan, dapat menurunkan citra pemerintah desa secara keseluruhan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh Kasi, Kaur, dan staf untuk saling mengingatkan dan menjaga komitmen kerja. “Kita digaji dari uang rakyat. Maka sudah sepatutnya kita melayani dengan cara terbaik dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Poin kedua yang disampaikan pembina apel adalah informasi terkait Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang saat ini masih berjalan di wilayah Desa Sakra Selatan. Suryadi mengapresiasi kerja keras Panitia PTSL, Kepala Wilayah, Ketua RT, dan tim ukur dari BPN yang telah menuntaskan pengukuran di beberapa dusun. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pekerjaan belum selesai. Masih ada dusun yang menunggu giliran pengukuran dan masih ada berkas warga yang perlu dilengkapi.
“Saya minta kepada seluruh perangkat desa, terutama di wilayah, untuk terus mengawal dan mensukseskan program PTSL ini. Bantu warga siapkan patok batas, lengkapi KTP, KK, SPPT PBB, dan surat tanah. Informasikan jadwal dengan jelas. Jangan sampai ada warga yang tertinggal hanya karena kurang informasi,” perintahnya. Sekdes menegaskan bahwa PTSL adalah program strategis nasional yang bertujuan memberikan kepastian hukum atas tanah warga. Keberhasilan PTSL di Desa Sakra Selatan akan menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah desa terhadap hak-hak dasar masyarakat.
Selain dua arahan utama tersebut, Suryadi juga mengingatkan perangkat desa untuk menjaga kekompakan dan komunikasi internal. Ia meminta agar setiap permasalahan di lapangan segera dikoordinasikan secara berjenjang, tidak dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, pelayanan yang cepat hanya bisa terwujud jika alur koordinasi antarseksi berjalan lancar tanpa ego sektoral.
Menutup amanatnya, pembina apel mengajak seluruh peserta untuk melaksanakan doa bersama. Doa dipanjatkan agar seluruh aparatur Pemerintah Desa Sakra Selatan diberikan kesehatan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat. Doa juga ditujukan untuk keselamatan warga Desa Sakra Selatan, kelancaran Program PTSL, serta keberkahan bagi pembangunan desa secara keseluruhan. Suasana hening dan khusyuk menyelimuti lapangan kantor desa saat doa bersama dipanjatkan.
Apel rutin berakhir pada pukul 08.10 WITA dengan penghormatan kepada pembina apel dan pembubaran barisan. Setelah apel, Sekdes Suryadi, M.Pd. tampak melakukan briefing singkat dengan para Kepala Wilayah terkait progres PTSL dan penjadwalan pengukuran berikutnya. Sementara itu, staf administrasi langsung kembali ke meja layanan untuk melayani warga yang sudah menunggu sejak pagi.
Melalui pelaksanaan apel rutin yang konsisten, Pemerintah Desa Sakra Selatan berupaya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan responsif. Dengan kepemimpinan yang bergantian antara Kepala Desa dan Sekretaris Desa sebagai pembina apel, diharapkan seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama terhadap arah kebijakan desa. Kedisiplinan aparatur dan suksesnya Program PTSL menjadi dua kunci penting untuk mewujudkan Desa Sakra Selatan yang tertib administrasi dan sejahtera warganya.