Sinergi Puskesmas dan Pemerintah Desa Sakra Selatan Laksanakan Distribusi Bubuk Abate untuk Cegah Penyakit DBD dan Malaria
Pada tanggal 29 hingga 30 September 2025, Puskesmas bekerjasama erat dengan Pemerintah Desa Sakra Selatan, khususnya ibu-ibu PKK dan kader Posyandu, menyelenggarakan kegiatan penting berupa distribusi bubuk abate kepada masyarakat desa. Kegiatan ini ditujukan untuk membasmi jentik nyamuk yang menjadi sumber utama penularan penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan malaria, penyakit yang masih mengancam kesehatan warga di wilayah tersebut.
Bubuk abate yang dibagikan merupakan insektisida yang ampuh membunuh larva nyamuk di berbagai penampungan air seperti bak mandi, drum, dan wadah air lainnya yang sering menjadi tempat berkembang biak jentik nyamuk. Dengan menghentikan siklus hidup nyamuk sejak tahap larva, diharapkan jumlah nyamuk dewasa yang menyebarkan virus dapat berkurang secara signifikan sehingga mencegah munculnya klaster baru penyakit.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari secara menyeluruh di seluruh wilayah Desa Sakra Selatan. Distribusi yang dilakukan secara langsung dari tangan ibu-ibu PKK dan kader Posyandu kepada warga menunjukkan betapa pentingnya sinergi antar berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kesehatan publik. Pendekatan yang ramah dan edukatif juga menjadi kunci keberhasilan, karena tidak hanya membagikan bubuk abate, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pemeriksaan rutin tempat penampungan air.
Kolaborasi antara Puskesmas dengan Pemerintah Desa, PKK, dan Posyandu mencerminkan komitmen kuat dalam menanggulangi penyakit yang membahayakan ini. Keterlibatan aktif ibu-ibu PKK dan kader Posyandu membuktikan bahwa upaya pencegahan tidak hanya tugas petugas kesehatan, tapi juga tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.
Dengan langkah strategis ini, Desa Sakra Selatan berusaha keras menurunkan angka kasus DBD dan malaria, sekaligus membangun lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi seluruh warganya. Kegiatan distribusi bubuk abate ini menjadi contoh nyata bagaimana kerja sama berbasis komunitas mampu membawa perubahan positif bagi kesehatan masyarakat luas.