Penarikan Mahasiswa KKN ITSKES Muhammadiyah Selong dan Penyerahan Cindramata di Desa Sakra Selatan
Pada hari Jumat, 12 September 2025, Desa Sakra Selatan menjadi saksi momen penting dalam kegiatan penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Institut Teknologi dan Kesehatan (ITSKES) Muhammadiyah Selong. Acara berlangsung dengan hikmat dan kebersamaan di aula kantor desa, dihadiri secara langsung oleh Bapak Kepala Desa Sakra Selatan, Lalu Burhan A.Md.Kep, Sekretaris Desa Suryadi M.Pd, perangkat desa, serta rekan-rekan mahasiswa KKN yang telah mengabdikan diri selama masa pengabdian mereka di desa.
Kegiatan penarikan mahasiswa KKN ini bukan sekadar simbol berakhirnya masa pengabdian, tetapi juga sebagai wujud apresiasi dan penghargaan atas kontribusi mahasiswa dalam membantu berbagai program pembangunan serta pelayanan masyarakat di Desa Sakra Selatan. Selama masa KKN, para mahasiswa telah aktif berperan serta dalam berbagai aktivitas kemasyarakatan, mulai dari edukasi kesehatan, sosial budaya, hingga pendampingan warga dalam upaya peningkatan kualitas hidup.
Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis dilakukan penyerahan cindramata atau kenang-kenangan oleh perwakilan mahasiswa kepada Pemerintah Desa Sakra Selatan. Penyerahan ini merupakan tanda terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan selama pelaksanaan kegiatan KKN, serta sebagai kenang-kenangan yang mempererat hubungan antara dunia akademik dan pemerintahan desa.
Bapak Kepala Desa, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mahasiswa KKN atas dedikasi dan kerja keras mereka selama di desa. Beliau berharap pengalaman yang diperoleh selama KKN dapat menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa dalam menapaki karier dan kehidupan berikutnya. Selain itu, Kepala Desa juga mengajak seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk senantiasa menjalin sinergi dengan berbagai pihak guna membangun desa secara berkelanjutan.
Acara penarikan mahasiswa KKN ITSKES Muhammadiyah Selong di Desa Sakra Selatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi yang erat antara institusi pendidikan dan pemerintahan desa.