Pembagian Pemberian Makanan Tambahan di Desa Sakra Selatan: Upaya Bersama Tingkatkan Kesehatan Ibu Hamil
Pada hari Senin, 13 Oktober 2025, Desa Sakra Selatan kembali melaksanakan kegiatan Pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk mendukung kesehatan ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan Risiko Tinggi (RESTI). Kegiatan ini menyasar secara khusus ibu hamil yang mengalami berat badan kurang dan gizi kurang guna meningkatkan kualitas kesehatan serta kesejahteraan mereka selama masa kehamilan.
Pembagian PMT pada hari ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung dengan pendanaan bergantian, di mana hari ke-106 pendanaan bersumber dari Puskesmas setempat, sementara pada hari ke-148 menggunakan dana dari Pemerintah Desa Sakra Selatan. Model pendanaan yang terintegrasi ini menunjukkan sinergi dan komitmen antara tenaga kesehatan dan pemerintah desa dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.
Kegiatan PMT ini sangat penting mengingat kondisi KEK dan gizi kurang pada ibu hamil dapat berpotensi menimbulkan komplikasi yang membahayakan ibu maupun janin. Dengan pemberian makanan tambahan yang bergizi seimbang, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil sehingga proses kehamilan berjalan dengan lebih sehat dan persalinan dapat berlangsung lancar. Selain itu, upaya ini juga mendukung pertumbuhan janin secara optimal sehingga mengurangi risiko bayi lahir dengan berat badan rendah atau gangguan kesehatan lainnya.
Pemerintah Desa Sakra Selatan melalui dukungan yang berkelanjutan ini membuktikan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di tingkat desa. Kolaborasi dengan Puskesmas setempat juga memperkuat efektivitas program kesehatan yang dijalankan. Program ini tidak hanya bermanfaat untuk individu ibu hamil, tetapi juga memiliki dampak positif yang luas terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa secara keseluruhan.
Melalui kegiatan PMT ini, Desa Sakra Selatan optimis dapat terus menekan angka gizi kurang dan komplikasi terkait kehamilan, serta mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. Dukungan berkelanjutan dari seluruh pihak terkait diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam mencapai tujuan pembangunan kesehatan desa yang lebih baik ke depan.
Langkah-langkah seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat menghasilkan manfaat signifikan bagi kesehatan masyarakat. Semoga program serupa dapat terus dikembangkan dan diadopsi oleh wilayah lain demi keberlanjutan peningkatan kualitas hidup masyarakat.